PANDEGLANG - Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, melalui kegiatan Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Kampung Sukajadi dengan Kampung Sawah, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan pembangunan jembatan tersebut dipimpin dan didampingi langsung oleh Babinsa Desa Pasirkadu, Sertu Yudi Ismanto, bersama Kepala Desa Ahmad Junaedi, serta melibatkan Ketua RW, Ketua RT, Ketua BPD, Ketua LPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA), dan masyarakat setempat.
Pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan akses transportasi masyarakat. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat hubungan sosial antar warga.
Babinsa Desa Pasirkadu terus mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar pembangunan desa dapat berjalan secara optimal. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kepala Desa Pasirkadu, Ahmad Junaedi, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh unsur masyarakat dan Mahasiswa KKN UNMA yang turut memberikan tenaga dan semangat dalam pembangunan jembatan. Menurutnya, kolaborasi lintas elemen menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan desa.
Kutipan Langsung
Perwakilan Mitra Binaan (Tokoh Masyarakat): Kami sangat bersyukur karena pembangunan Jembatan Garuda dilakukan secara gotong royong dengan dukungan Babinsa, pemerintah desa, dan Mahasiswa KKN UNMA. Jembatan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat dan menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menghasilkan manfaat besar bagi desa.
Babinsa Desa Pasirkadu, Sertu Yudi Ismanto: Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata semangat gotong royong masyarakat. Kami akan terus hadir mendampingi setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Danramil 0117/Panimbang, Kapten Inf Sutiyoso: Saya mengapresiasi kekompakan seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, dan Mahasiswa KKN UNMA dalam pembangunan jembatan ini. Sinergi seperti inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun wilayah serta menjaga persatuan dan kebersamaan.
Dandim 0601/Pandeglang, Letkol Inf. Afri Suwandi Ritonga: Pembangunan infrastruktur berbasis gotong royong mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kemajuan desa. Kodim 0601/Pandeglang akan terus mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi: Babinsa harus selalu menjadi motor penggerak di wilayah binaannya. Melalui kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat, pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M.: Gotong royong merupakan jati diri bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan. Kehadiran TNI melalui Babinsa di tengah masyarakat adalah untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung pembangunan yang merata demi terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Updates.